Frequently Asked Question

Paduan Umum

Kredit umat tidak menggunakan Bank dalam transakasi jual beli dan peminjaman Kredit Umat adalah lembaga kredit yang tidak melibatkan Bank dalam transaksi jual beli dan juga dalam hal peminjaman, baik itu bank konvensional maupun bank syariah (masa kini). Transaksi akad jual beli dan penyaularan dana dari para investor kami jalankan dengan mengacu pada penggalian Hukum syari (berlandaskan Al-Quran dan As-Sunnah) yang paling kuat sejauh pemahaman kami, aturan-aturan yang kami adopsi ini lah yang selanjutnya kami jadikan dasar untuk menjanlakan teknis transaksi agar tidak keluar dari koridor Syar’i. Tentu sangat jauh berbeda jika dibandingakan lembaga kredit yang besar dengan dukungan Bank yang pada dasarnya adalah riba dalam transaksi apapun. (baca juga : 7.1 Hukum membeli barang dengan Mengangsur) Kredit Umat tidak memberlakukan sistem sanksi dalam pembayaran Pada umumnya, untuk menertibkan pembayaran kepada pelanggan (member) yang sedang terikat pembelian kredit yaitu dengan cara memberikan denda atau sanksi yang dirasa cukup untuk membuat pelanggan merasa resah jika ternyata pembayaran angsurannya telat saat membayar. Namun sebaliknya kami memiliki pandangan yang jauh berbeda pada pelanggan (member) kami. Kami berpandangan bahwa hendaknya kita saling berbaik sangka (husnudzan) terhadap sesama kaum muslim ketika bermuamalah, baik secara individual maupun secara kelompok. Ketika member telah mempercayakan transaksinya pada kami, maka member yang bersangkutan sudah meniatkan bahwa ia akan melakukan transaksi jual beli dengan barang yang benar-benar sangat dibutuhkannya, hingga ia pun sudah tau konsekuansi dan kewajiban bahwa ia harus melunasi pembayaranya, namun karna suatu alasan atau sebab hingga ia melakukan transaksi dengan cara angsuran (sistem kredit) agar bebannya bisa lebih ringan. Dengan begitu Kredit umat berpandangan postif pada tiap pelanggannya bahwa keterlambatan pembayaran atau semacamnya bukan suatu hal yang harusnya disengajakan tapi merupakan indikasi bahwa member kami sedang kesusahan dan perlu adanya bantuan. (baca juga: 5.10 Apa solusi dari Kreidt Umat Jika dalam masa angsuran saya tidak mampu lagi membayar?) Kredit Umat tidak mempersentasikan Bunga dalam tiap Angsurannya Bukan hanya tidak bekerjasama dengan bank dalam taransaksi tapi kredit umat juga tidak membebani pelanggannya dengan sistem Bunga yang biasanya mengikuti Bank. Keuntungan yang diperoleh kredit umat terhadap pelanggannya adalah murni laba jual beli dari nilai harga barang yang telah di sepakadi sebelum transaksi. (baca juga: 2.9 apakah harga barang akan sama meski lama angsuran berbeda?)
a. Akad di kredit umat jelas yakni jual beli hal yang paling mendasar dalam jual beli adalah akad jual beli, karena dengan akad atas dasar suka satu sama lainnya lah yang menjadikan jual beli menjadi sah. Ketika anda telah memutuskan ingin membeli barang di Kredit Umat maka anda akan melakukan akad transaksi jual beli dengan kredit umat dengan persetujuan para investor Kredit Umat yang telah bersedia bertransaksi kepada anda. Sedangkan bank adalah suatu lembaga yang secara hukum tidak boleh membeli barang apapun lalu kemudian menjualnya. Dengan demikian barang yang anda beli kepada Bank bukan lah milik Bank sehinga akan menimbulkan kebiasan dalam akad, apakah anda sedang membeli barang kepada bank ataukah anda sedang berhutang pada bank. (baca juga: 2.2 apakah pembelian kredit di Kredit Umat benar-benar syari?; 2.6 Bagaimana alur transaksi belanja kredit saya di Kredit Umat?; 7.5 Hukum membeli barang dengan cicilan bank) b. Transaksi anda terbebas dari bunga riba Ketika anda bertransaksi jual beli dengan kredit umat maka anda akan membayar sesuai dengan nilai yang telah disepakadi sebelum transaksi, tidak akan lebih dan tidak akan kurang dari itu. Sehingga anda tidak perlu hawatir bahwa cicilan anda akan membengkak tanpa bisa anda kendalikan karena itu diluar dari pada perhitungan anda. Sangat berbeda dengan sistem bunga, yang mengharuskan anda membayar angsuran + Bunga yang dihitung berdasarkan indeks suku Bunga bank yang berubah-ubah tiap waktunya dan akan semakin menakutkan jika anda telat dalam pembayaran karna bunga yang telah dibebankan kepada anda adalah tunggakan yang akan dibungakan kembali untuk pembayaran selanjutnya termasuk denda yang akan dikenakan kepada anda. (baca juga: 7.4 Hukum membeli barang dengan uang pinjaman bank; 7.5 Hukum membeli barang dengan cicilan bank; 7.6 Hukum pinjaman non bank dengan pembayaran mengacu pada suku bunga bank)
a. Lembaga Pembiayaan bergerak dalam Pembiayaan dana atau barang modal Lembaga pembiayaan adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyedia dana atau barang modal dengan tidak menarik dana secara langsung dari masyarakad. (Keppres RI No. 61 Tahun 1988 dalam pasal 1 ayat (2)) Menurut definisi yang lain bahwa “Perusahaan pembiayaan adalah badan usaha di luar bank dan lembaga keungan bukan bank yang khusus didirikan untuk melakukan kegiatan yang termasuk dalam bidang usaha lembaga pembiayaan.” (Keppres RI No. 61 Tahun 1988 dalam pasal 1 ayat (5)) Objek dari lembaga pembiayaan sendiri adalah Pembiayaan dana atau barang modal, dengan kata lain lembaga ini menawarkan jasa pinjaman berupa modal yang nantinya pihak pengguna jasa akan mengembalikan dana yang telah dipinjam dengan sistem kredit berbunga. Sangat berbeda dengan Kredit Umat yang objek transaksinya adalah bergerak dengan akad jual beli. b. Lembaga pembiayaan membolehkan adanya kerjasama antara pihak dalam negri dan asing Secara hukum perundang-undangan lembaga samacam ini diizinkan untuk membuka sebuah perusahaan dengan pemodal bukan hanya dalam negri tapi juga dari Asing. Berbeda dengan Kredit Umat yang menjaga dengan menyaring para member, investor bahkan karyawan-karyawan yang bekerja dengan Kredit Umat yang merupakan orang asing, bahkan kami menjamin bukan hanya Asing tapi juga berasal dari kaum muslim 100 %. (baca juga: 6.5 Apakah Objek kredit yang diberikan kredit Umat?)
Shohibul adalah warga negara Indonesia yang memiliki kemampuan finansial untuk menginvestasikan sejumlah dana ke dalam platform KreditUmat, biasa dikenal dengan investor. Shohibul mendepositkan sejumlah dana dalam akunnya, lalu memilih mustari (pengaju kredit) untuk diberikan investasi membeli barang. Mustari adalah warga negara Indonesia di areal operasional KreditUmat yang berencana mengajukan kredit barang produktif dan memilih platform kreditumat karena pemahaman syariah.
KreditUmat mengijinkan siapa saja untuk mendaftar sebagai mustari dan mengajukan kredit barang produktif di platform KreditUmat. Profil lengkap dan alasan pengajuan yang baik berpotensi lebih cepat realisasi kredit. Untuk saat ini KreditUmat baru bisa melayani di wilayah Samarinda dan secepatnya akan meluas ke kota/kabupaten lainnya.
a. Dua Sistem pembayaran yang diperbolehkan Transaksi yang anda lakukan di Kredit Umat adalah transaksi jual beli dengan sistem pembayaran 2 pilihan sistem pembayaran yaitu: 1. kredit (angsuran) 2. cas dan kredit (pembayar DP yang kemudian disambung dengan Angsuran) Dua sistem pembayaran ini adalah sistem pembayaran yang diperbolehkan dalam syariat selama sistem pembayaran ini telah disepakadi bersama sebelum transaksi. Dengan demikian setelah taransaksi secara otomatis hal ini telah disepakti. b. Barang yang akan ditransaksikan sudah menjadi hak milik shohibul sebagai salah satu syarat sah jual beli Salah satu syarat sah nya jual beli adalah adanya barang yang diperjual belikan dan barang tersebut merupakan hak milik dari sipenjual dalam hal ini adalah shohibul-shohibul di Kredit Umat. Barang tersebut adalah barang yang informasikan oleh calon pembeli (member) kepada Kredit Umat, dimana kedudukannya Kredit Umat adalah wakil dari para shohibul. Secara teknis ketika anda mangajukan permintaan di website Kredit Umat maka anda diminta memberikan informasi rinci dari barang yang akan dibeli beserta alasan-alasan kuat mengapa anda harus membeli barang tersebut di Kredit Umat dengan sistem kredit. Informasi-informasi tersebut yang akan di pertimbangkan oleh pihak shohibul untuk ikut terdaftar dalam permintaan anda, degan kata lain shohibul yang ikut bergabung bisa jadi hanya 1 atau bahkan bisa jadi lebih dari 1 orang. Ketika daftar shohibul sudah memenuhi nilai harga barang yang anda ajukan maka saat itu Kredit Umat akan mengirimkan pesan konfirmasi persetujuan kepada anda apakah anda siap melanjutkan transaksi atau tidak. Jika anda mengkonfirmasi “YA” maka permintaan anda akan segera diproses dan anda akan mendapatkan pesan bahwa permintaan anda dalam tahap proses, mungkin butuh waktu untuk itu, karena saat itu barang yang anda ajukan sedang dalam pengalihan hak kepemilikan kepada pihak shohibul. Ketika proses ini selesai maka disinilah ada kesepakadan jual beli sesuai dengan fom yang anda terima bahwa anda akan membeli barang dengan informasi yaitu: 1. Jenis barang; 2. merk barang; 3. tipe barang; 4. Harga barang + ONGKIR 5. nilai DP 6. Nilai angsuran perbulan 7. Lama angsuran; 8. Tanggal pembayaran; 9 Jasa pengiriman dan 10.Alamat pengiriman + CP (baca juga: 1.1 Hukum membeli barang dengan Mengangsur; 1.2 Hukum membeli tanpa adanya barang; 1.3 Hukum transaksi jual beli dengan uang muka)
Tidak, Kredit Umat tidak bekerjasama dengan bank dalam transaksi bisnis apapun termasuk transakasi jual beli antara member dengan kredit umat dan tidak melakukan pinjaman untuk membesarkan modal dalam menjalankan usanya. (baca juga: 7.3 Hukum Pinjaman Bank; 7.4 Hukum membeli barang dengan uang pinjaman bank; 4.3 Bagaiamana Tim Kredit Umat menyalurkan dana yang saya investasikan?; 4.4 Apakah dana investasi yang saya kelurkan benar-benar aman untuk saya?)
1. Stabil di sektor real dan terhindar dari praktek riba Kredit Umat adalah usaha yang dibangun dari sektor real bukan sektor non real dengan demikian laba yang akan anda dapatkan bisa terhitung dengan jelas. Salin itu kredit umat tidak akan terjun pada sektor non-real seperti pasar modal atupun sejenisnya dengan tujuan untuk mencari nilai riba 2. Ikatan bisnis jelas Status shohibul terhadap kredit umat adalah daftar orang-orang yang percaya terhadap Kredit Umat yang nanti nya akan menjalankan bisnis dengan bekerja sama dengan mereka. Salah satu syarat menjadi shohibul di kredit umat adalah mendaftarkan data dirinya kepada kredit umat dengan sebenar-benarnya. Tim Kredit Umat akan segera memferifikasi setelah calon shohibul menginvestasikan dana minimal yang telah ditetapkan. shohibul di kredit umat akan memperoleh akun untuk login, dengan akun ini shohibul juga dapat mengecek jumlah rekeningnya yang tersimpan di kredit umat. shohibul boleh menambahkannya dan mengambilnya dengan konfirmasi Kredit umat hingga batas minimal yang telah ditentukan. shohibul diberikan hak penuh untuk melihat, menimbang, dan memilih pada siapa saja iya ingin ikut serta dalam tiap daftar permintaan barang yang masuk ke Kredit umat. Ketika pihak shohibul sudah cukup memenuhi permintaan suatu barang maka kredit umat akan mempertegas bahwa semua daftar shohibul yang ikut serta akan terikat Pada akad syirkah yang keuntungannya akan dibagi sesuai persentasi konstribusinya pada satu permintaan. Daftar nama mustari shohibul dan persentasi keikutsertaannya akan dikonfirmasi ke pada semua shohibul yang ikut serta untuk segera disetujui masing-masing pihak dan posisi kredit umat adalah sebagai pelaksana usaha terhadap shohibul, degan demikian satu permintaan berarti bisa dikatakan sebagai satu group syirkah yang akan berakhir sampai pembeli (member) telah melunasi angsurannya. Sebagai shohibul anda boleh mengikuti Group syirkah sebanyak-banyaknya, batasanya hanyalah seberapa besar dana anda yang tersisa di rekening Kredit Umat. (baca Juga: 7.9 Pandangan tentang riba dan menanggapinya di era ekonomi ribawi; 1.1 bagaimana hubungan antara Kerdit umat dan shohibul?; 1.2 Apakah bisa saya menarik dana yang saya investasikan ke kredit Umat?) 3. fitur sosial Sebagai shohibul, dana yang telah dibelanjakan member Kredit Umat atas grup yang telah anda ikuti merupakan iuran atau dengan kata lain iuran itu bisa disebut juga piutang yang harus dibayarkan oleh pembeli kepada anda. Jika anda terdorong sosial sebagai pihak yang dihutangi untuk menangguhkan sisa iuran maka anda bisa menangguhkanya pada akun anda, ketika anda telah menangguhkan piutang maka si pembeli akan menerima kabar dari penangguhan anda tanpa adanya konfirmasi apakah disetujui ataupun tidak, pembeli hanya dapat membaca pesan dari anda dan membalasnya. (baca juga: 7.10 Seputar Hutang piutang)
a. Sebagai patner bisnis yang terdaftar shohibul dengan Kredit Umat adalah patner bisnis yang telah terdaftar dan terikat hubungan kepercayaan satu sama lain. Beberapa syarat ketentuan sebelumnya harus terpenuhi sebelum menjadi daftar mustari shohibul di Kredit Umat yaitu: 1. Seorang Muslim. 2. Telah baligh. 3. Mengetahui hukum-hukum ekonomi islam minimal hukum jual beli dan bisnis berbasis syariat islam secara umum maupun yang telah di adopsi oleh Kredit Umat. 4. bersedia bermuamalah di Kredit Umat dengan Hukum-hukum islam yang telah diadopsi oleh Kredit Umat. Siapapun secara terbuka dapat menjadi mustari shohibul di Kredit Umat, ketika anda ingin bergabung maka anda bisa mendaftarkan diri anda secara online di situs web kami (www.KreditUmat.com) dan melengkapi data diri dengan sebenar-benarnya disana. setelah data diri anda telah selesai diinput anda akan diminta untuk memberikan komitmen nilai rekening anda di Kredit Umat dengan syarat minimum sebesar Rp 3.000.000 atau lebih besar lagi. setelah dana ini selesai di transfer ke Rekening anda di Kredit Umat dan melakukan registrasi pengiriman kami akan melakukan pemeriksaan terhadap semua data dan dana anda, ketika proses ini selasi barulah anda akan mendapat pernyataan terverifikasi dari kredit umat sebagai mustari shohibul di Kredit Umat. sampai pada tahap ini anda dapat menarik kembali rekening anda di Kredit Umat karna di tinjau secara syrai, status shohibul sampai pada tahap ini belum mengikat pada transaksi jual beli apapun. Hanya saja nilai yang telah masuk ke kredit umat adalah Dengan demikian akun anda akan diberi status Non-aktif b. Syirkah usaha jual beli Ketika anda berstatus ivestor terdaftar berarti anda telah siap untuk melakukan transaksi syrikah, syirkah dalam sistem Kredit Umat akan terbentuk jika ada permintaan barang, dengan kata lain satu permintaan adalah satu grup syirkah yang akan berakhir jika angsuran dari pembayaran juga telah selesai. Tiap mustari syirkah akan diberikan informasi masing-masing tentang data diri masing-masing kepada tiap inverstor yang tergabung agar tiap mustari shohibul dapat memverifikasi semua data yang ada yaitu: 1. informasi semua mustari syirkah 2. informasi pembagian laba 3. informasi transaksi jual beli barang mustari syirkah terdiri dari shohibul sebagai pemodal yang terdiri dari 1 shohibul saja atau lebih dan juga Kredit Umat sebagai pelaksana usaha karena secara teknis Kredit Umat lah yang menunjang prosedur jual beli terlaksana dengan baik dan Syar’i. pada status lain tidak dipungkiri bahwa kredit umat juga akan ikut serta sebagai pihak pemodal seperti shohibul dan juga sekaligus sebagi pelaksana usaha. c. Status shohibul non-aktif shohibul non-aktif adalah shohibul yang telah terdaftar di Kredit Umat yang kemudian sudah tidak memenuhi syarat. Berikut hal-hal yang kemudian menjadikan akun shohibul menjadi non-aktif : 1. Keluar dari Islam (murtad) 2. Tidak ingin menjalankan muamalah yang syar’i di Kredit Umat 3. Menarik seluruh dana rekeningnya di Kredit Umat Salah satu syarat shohibul yang terdaftar pada Kredit Umat adalah seorang muslim, jika diketahui bahwa salah seorang shohibul telah meninggalkan islam sebagi agamanya maka Kredit Umat akan segera memutus penambahan investasi dan kemudian mengosongkan dana rekening dari akun yang bersangkutan. Sementara ikatan syrirkah yang masih berjalan akan tetap berjalan hingga semuanya pembayaran kredit telah terlunasi. Dalam situasi ini, Kredit Umat masih tetap bertanggung jawab hingga Pembayaran Angsuran dari pembeli telah diserahkan sepenuhnya hingga selesai. Status shohibul tersebut telah non-aktif, meski proses pembayaran dari pembeli harus menunggu untuk diselesaikan. Dana minimal telah disyaratkan oleh Kredit Umat seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dana ini tidak dapat ditarik selama shohibul berstatus tergabung dengan Grup syirkah usaha jual beli, dengan kata lain proses pembayaran di Grup syirkah tersebut belum selesai. Ketika semua Grup syirkah telah selesai maka status shohibul pada saat itu hanya sebagai patner bisnis yang terdaftar, dengan status ini lah shohibul bisa menarik dana minimal nya.
Kredit Umat akan mensepakati kerjasama dengan sekolah yang telah dinilai memiliki reputasi baik. Setelah kesepakatan kerjasama ditandatangani bersama Kredit Umat dan Kepala Sekolah, maka para guru di sekolah tersebut sudah bisa melakukan registrasi untuk membuat akun di kredit umat. Akun yang mendaftarkan diri tersebut akan diverifikasi oleh administasi Kredit Umat. Setelah terverifikasi dan dinilai lengkap maka akun tersebut sudah bisa melakukan pengajuan barang yang diinginkan untuk dibeli secara kredit. Isian meliputi nama barang (SKU), merk, kapasitas dan alasan mengapa mengajukan barang tersebut. Setiap pendaftar pertama memiliki nilai maksimum harga barang pasaran yang bisa diajukan, disebut dengan grade amanah 1. Setelah melewati kredit pertama dengan baik sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh Kredit Umat, maka mustari (guru) akan naik ke grade amanah 2, 3 hingga 4. Setelah pengajuan dilakukan oleh mustari (guru) maka item pengajuan akan muncul di dashboar (tampilan muka) para shohibul yang telah login. Secara default shohibul akan melihat setiap pengajuan terbaru. Kredit Umat akan menyediakan pilihan pencarian berdasarkan kategori tertentu, seperti domisili mustari, besarnya barang yang diajukan, mata pelajaran yang diajarkan mustari hingga level grade amanahnya. Sehingga shohibul bisa melakukan keputusan investasi sesuai dengan pertimbangan masing-masing. shohibul untuk setiap mustari bisa berbagai macam konfigurasi, bisa terdiri dari shohibul tunggal hingga banyak shohibul. shohibul diberikan keleluasaan untuk bisa memberikan nominal investasi sesuai dengan pertimbangannya masing-masing. Setelah investasi terkumpul, maka semua pihak akan mendapatkan pemberitahuan di dashboardnya masing-masing. Ketika semua pihak mengkonfirmasi, maka kredit umat akan menggunakan dana yang terkumpul untuk membeli barang. Barang yang telah dibeli, segera diserahterimakan kepada mustari (guru). Berita acara serah terima barang akan diupload di dokumen semua pihak, sehingga semua pihak memiliki bukti-bukti adminstrasinya. Selanjutnya mustari akan memulai melakukan cicilan barang di bulan selanjutnya setelah menerima barang. Mekanisme pembayaran cicilan akan dijelaskan lebih rinci di bawah.
Bisa, shohibul bisa menarik dana dari rekening nya di Kredit Umat. Namun demikian, shohibul tidak dapat menarik dana yang sudah ditransaksikan dalam Grup syirkah yang masih belum dibayarkan oleh pembeli. shohibul dapat menarik seluruh dana Rekningnya di kredit umat dengan syarat minimal tersisa Rp 3.000.000 jika shohibul masih tergabung dalam grup syirkah usaha jual beli. Misalnya, anda memiliki dana di rekening Umat sebesar Rp 10.000.000 dan anda telah mengikuti grup syirkah sebanyak 3 grup yang dimana masing-masing grup yang anda ikuti dengan mengivestasikan nilai yang sama yaitu Rp 3.000.000 sehingga dana anda yang tersisa adalah Rp 1.000.000. pada saat kondisi seperti ini dana anda di kredit Umat tidak dapat ditarik karena nilinya masih dibawah nilai minimal yaitu Rp 3.000.000. Misal saja, pembeli dalam akad pembayaran melakukan pembayaran kredit tanpa DP selama 6 Bulan dan anda adalah shohibul tunggal dalam grup syirkah jual beli tersebut. Setelah 4 empat bulan angsuran berarti pembeli telah mengangsur [Rp 500.000 + laba 10%(Rp 50.000)] x 4 bulan @ 3 pembeli = Rp 6.600.000, jika dibagi hasilnya dari laba 10% yatiu shohibul 80% dan Kredit Umat 20% maka laba Rp 600.000 x 80% = Rp 480.000. jadi dalam 4 bulan anda sudah mendapatkan laba Rp 480.000 dan pengembalian modal Rp 6.000.000. pada kondisi itu dana anda di kredit umat Rp 6.000.000 + Rp 480.000 + Rp 1.000.000 = Rp 7.480.0000, sehingga dana bisa anda ambil saat itu yaitu Rp 7.480.000 – Rp 3.000.000 = Rp. 4.480.000 Catatan: meski anda dapat mengambil dana anda di Kredit Umat, kami menganjurkan untuk tidak melakukanya disaat perputaran dana investasi anda masih dinilai yang kecil, kumpulkan laba demi laba anda terlebih dahulu untuk kembali dapat melakukan investasi. Dengan demikian perputaran dana anda akan semakin besar dan semakin besar. Sistem dalam Kredit Umat membuka peluang bagi investasi dengan nilai kecil agar dapat berkembang menjadi investasi yang besar, sekarang tergantung anda. Untuk itu ada baiknya anda memperhatikan akad saat anda mendaftarkan diri anda sebagai Patner bisnis Kredit umat, disana anda bisa memilih untuk tidak mengambil dana anda dalam kurun waktu tertentu.
Shohibul di Kredit Umat dibuka seluas luasnya bagi anda dengan nilai yang kecil maupun jika anda ingin perputaran yang besar, syarat minimal tiap shohibul yaitu Rp 100.000 sudah cukup agar data anda dapat diverifikasi oleh Tim Kredit Umat, kunjungi Web kami di www.kreditumat.com disana anda dapat memilih Akun shohibul dan selanjutnya harus mengisi beberapa informasi yang kami minta secara benar. Setelah kami melakukan pengecekan maka kami akan segera memverifikasi akun anda. (baca juga: 2.5 bagaimana hubungan antara Kredit umat dan shohibul?)
Kredit Umat terbuka pada siapa pun yang ingin ikut serta sebagai shohibul di Kredit Umat, batasan area untuk saat ini adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (baca juga: 2.5 bagaimana hubungan antara Kredit umat dan shohibul?; 4.1 Bagaimana cara berkonstribusi sebagai shohibul di Kredit Umat?)

Paduan Investor

a. Dua Sistem pembayaran yang diperbolehkan Transaksi yang anda lakukan di Kredit Umat adalah transaksi jual beli dengan sistem pembayaran 2 pilihan sistem pembayaran yaitu: 1. kredit (angsuran) 2. cas dan kredit (pembayar DP yang kemudian disambung dengan Angsuran) Dua sistem pembayaran ini adalah sistem pembayaran yang diperbolehkan dalam syariat selama sistem pembayaran ini telah disepakadi bersama sebelum transaksi. Dengan demikian setelah taransaksi secara otomatis hal ini telah disepakti. b. Barang yang akan ditransaksikan sudah menjadi hak milik shohibul sebagai salah satu syarat sah jual beli Salah satu syarat sah nya jual beli adalah adanya barang yang diperjual belikan dan barang tersebut merupakan hak milik dari sipenjual dalam hal ini adalah shohibul-shohibul di Kredit Umat. Barang tersebut adalah barang yang informasikan oleh calon pembeli (member) kepada Kredit Umat, dimana kedudukannya Kredit Umat adalah wakil dari para shohibul. Secara teknis ketika anda mangajukan permintaan di website Kredit Umat maka anda diminta memberikan informasi rinci dari barang yang akan dibeli beserta alasan-alasan kuat mengapa anda harus membeli barang tersebut di Kredit Umat dengan sistem kredit. Informasi-informasi tersebut yang akan di pertimbangkan oleh pihak shohibul untuk ikut terdaftar dalam permintaan anda, degan kata lain shohibul yang ikut bergabung bisa jadi hanya 1 atau bahkan bisa jadi lebih dari 1 orang. Ketika daftar shohibul sudah memenuhi nilai harga barang yang anda ajukan maka saat itu Kredit Umat akan mengirimkan pesan konfirmasi persetujuan kepada anda apakah anda siap melanjutkan transaksi atau tidak. Jika anda mengkonfirmasi “YA” maka permintaan anda akan segera diproses dan anda akan mendapatkan pesan bahwa permintaan anda dalam tahap proses, mungkin butuh waktu untuk itu, karena saat itu barang yang anda ajukan sedang dalam pengalihan hak kepemilikan kepada pihak shohibul. Ketika proses ini selesai maka disinilah ada kesepakadan jual beli sesuai dengan fom yang anda terima bahwa anda akan membeli barang dengan informasi yaitu: 1. Jenis barang; 2. merk barang; 3. tipe barang; 4. Harga barang + ONGKIR 5. nilai DP 6. Nilai angsuran perbulan 7. Lama angsuran; 8. Tanggal pembayaran; 9 Jasa pengiriman dan 10.Alamat pengiriman + CP (baca juga: 1.1 Hukum membeli barang dengan Mengangsur; 1.2 Hukum membeli tanpa adanya barang; 1.3 Hukum transaksi jual beli dengan uang muka)
Tidak, Kredit Umat tidak bekerjasama dengan bank dalam transaksi bisnis apapun termasuk transakasi jual beli antara member dengan kredit umat dan tidak melakukan pinjaman untuk membesarkan modal dalam menjalankan usanya. (baca juga: 7.3 Hukum Pinjaman Bank; 7.4 Hukum membeli barang dengan uang pinjaman bank; 4.3 Bagaiamana Tim Kredit Umat menyalurkan dana yang saya investasikan?; 4.4 Apakah dana investasi yang saya kelurkan benar-benar aman untuk saya?)
1. Stabil di sektor real dan terhindar dari praktek riba Kredit Umat adalah usaha yang dibangun dari sektor real bukan sektor non real dengan demikian laba yang akan anda dapatkan bisa terhitung dengan jelas. Salin itu kredit umat tidak akan terjun pada sektor non-real seperti pasar modal atupun sejenisnya dengan tujuan untuk mencari nilai riba 2. Ikatan bisnis jelas Status shohibul terhadap kredit umat adalah daftar orang-orang yang percaya terhadap Kredit Umat yang nanti nya akan menjalankan bisnis dengan bekerja sama dengan mereka. Salah satu syarat menjadi shohibul di kredit umat adalah mendaftarkan data dirinya kepada kredit umat dengan sebenar-benarnya. Tim Kredit Umat akan segera memferifikasi setelah calon shohibul menginvestasikan dana minimal yang telah ditetapkan. shohibul di kredit umat akan memperoleh akun untuk login, dengan akun ini shohibul juga dapat mengecek jumlah rekeningnya yang tersimpan di kredit umat. shohibul boleh menambahkannya dan mengambilnya dengan konfirmasi Kredit umat hingga batas minimal yang telah ditentukan. shohibul diberikan hak penuh untuk melihat, menimbang, dan memilih pada siapa saja iya ingin ikut serta dalam tiap daftar permintaan barang yang masuk ke Kredit umat. Ketika pihak shohibul sudah cukup memenuhi permintaan suatu barang maka kredit umat akan mempertegas bahwa semua daftar shohibul yang ikut serta akan terikat Pada akad syirkah yang keuntungannya akan dibagi sesuai persentasi konstribusinya pada satu permintaan. Daftar nama mustari shohibul dan persentasi keikutsertaannya akan dikonfirmasi ke pada semua shohibul yang ikut serta untuk segera disetujui masing-masing pihak dan posisi kredit umat adalah sebagai pelaksana usaha terhadap shohibul, degan demikian satu permintaan berarti bisa dikatakan sebagai satu group syirkah yang akan berakhir sampai pembeli (member) telah melunasi angsurannya. Sebagai shohibul anda boleh mengikuti Group syirkah sebanyak-banyaknya, batasanya hanyalah seberapa besar dana anda yang tersisa di rekening Kredit Umat. (baca Juga: 7.9 Pandangan tentang riba dan menanggapinya di era ekonomi ribawi; 1.1 bagaimana hubungan antara Kerdit umat dan shohibul?; 1.2 Apakah bisa saya menarik dana yang saya investasikan ke kredit Umat?) 3. fitur sosial Sebagai shohibul, dana yang telah dibelanjakan member Kredit Umat atas grup yang telah anda ikuti merupakan iuran atau dengan kata lain iuran itu bisa disebut juga piutang yang harus dibayarkan oleh pembeli kepada anda. Jika anda terdorong sosial sebagai pihak yang dihutangi untuk menangguhkan sisa iuran maka anda bisa menangguhkanya pada akun anda, ketika anda telah menangguhkan piutang maka si pembeli akan menerima kabar dari penangguhan anda tanpa adanya konfirmasi apakah disetujui ataupun tidak, pembeli hanya dapat membaca pesan dari anda dan membalasnya. (baca juga: 7.10 Seputar Hutang piutang)
a. Sebagai patner bisnis yang terdaftar shohibul dengan Kredit Umat adalah patner bisnis yang telah terdaftar dan terikat hubungan kepercayaan satu sama lain. Beberapa syarat ketentuan sebelumnya harus terpenuhi sebelum menjadi daftar mustari shohibul di Kredit Umat yaitu: 1. Seorang Muslim. 2. Telah baligh. 3. Mengetahui hukum-hukum ekonomi islam minimal hukum jual beli dan bisnis berbasis syariat islam secara umum maupun yang telah di adopsi oleh Kredit Umat. 4. bersedia bermuamalah di Kredit Umat dengan Hukum-hukum islam yang telah diadopsi oleh Kredit Umat. Siapapun secara terbuka dapat menjadi mustari shohibul di Kredit Umat, ketika anda ingin bergabung maka anda bisa mendaftarkan diri anda secara online di situs web kami (www.KreditUmat.com) dan melengkapi data diri dengan sebenar-benarnya disana. setelah data diri anda telah selesai diinput anda akan diminta untuk memberikan komitmen nilai rekening anda di Kredit Umat dengan syarat minimum sebesar Rp 3.000.000 atau lebih besar lagi. setelah dana ini selesai di transfer ke Rekening anda di Kredit Umat dan melakukan registrasi pengiriman kami akan melakukan pemeriksaan terhadap semua data dan dana anda, ketika proses ini selasi barulah anda akan mendapat pernyataan terverifikasi dari kredit umat sebagai mustari shohibul di Kredit Umat. sampai pada tahap ini anda dapat menarik kembali rekening anda di Kredit Umat karna di tinjau secara syrai, status shohibul sampai pada tahap ini belum mengikat pada transaksi jual beli apapun. Hanya saja nilai yang telah masuk ke kredit umat adalah Dengan demikian akun anda akan diberi status Non-aktif b. Syirkah usaha jual beli Ketika anda berstatus ivestor terdaftar berarti anda telah siap untuk melakukan transaksi syrikah, syirkah dalam sistem Kredit Umat akan terbentuk jika ada permintaan barang, dengan kata lain satu permintaan adalah satu grup syirkah yang akan berakhir jika angsuran dari pembayaran juga telah selesai. Tiap mustari syirkah akan diberikan informasi masing-masing tentang data diri masing-masing kepada tiap inverstor yang tergabung agar tiap mustari shohibul dapat memverifikasi semua data yang ada yaitu: 1. informasi semua mustari syirkah 2. informasi pembagian laba 3. informasi transaksi jual beli barang mustari syirkah terdiri dari shohibul sebagai pemodal yang terdiri dari 1 shohibul saja atau lebih dan juga Kredit Umat sebagai pelaksana usaha karena secara teknis Kredit Umat lah yang menunjang prosedur jual beli terlaksana dengan baik dan Syar’i. pada status lain tidak dipungkiri bahwa kredit umat juga akan ikut serta sebagai pihak pemodal seperti shohibul dan juga sekaligus sebagi pelaksana usaha. c. Status shohibul non-aktif shohibul non-aktif adalah shohibul yang telah terdaftar di Kredit Umat yang kemudian sudah tidak memenuhi syarat. Berikut hal-hal yang kemudian menjadikan akun shohibul menjadi non-aktif : 1. Keluar dari Islam (murtad) 2. Tidak ingin menjalankan muamalah yang syar’i di Kredit Umat 3. Menarik seluruh dana rekeningnya di Kredit Umat Salah satu syarat shohibul yang terdaftar pada Kredit Umat adalah seorang muslim, jika diketahui bahwa salah seorang shohibul telah meninggalkan islam sebagi agamanya maka Kredit Umat akan segera memutus penambahan investasi dan kemudian mengosongkan dana rekening dari akun yang bersangkutan. Sementara ikatan syrirkah yang masih berjalan akan tetap berjalan hingga semuanya pembayaran kredit telah terlunasi. Dalam situasi ini, Kredit Umat masih tetap bertanggung jawab hingga Pembayaran Angsuran dari pembeli telah diserahkan sepenuhnya hingga selesai. Status shohibul tersebut telah non-aktif, meski proses pembayaran dari pembeli harus menunggu untuk diselesaikan. Dana minimal telah disyaratkan oleh Kredit Umat seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dana ini tidak dapat ditarik selama shohibul berstatus tergabung dengan Grup syirkah usaha jual beli, dengan kata lain proses pembayaran di Grup syirkah tersebut belum selesai. Ketika semua Grup syirkah telah selesai maka status shohibul pada saat itu hanya sebagai patner bisnis yang terdaftar, dengan status ini lah shohibul bisa menarik dana minimal nya.
Kredit Umat akan mensepakati kerjasama dengan sekolah yang telah dinilai memiliki reputasi baik. Setelah kesepakatan kerjasama ditandatangani bersama Kredit Umat dan Kepala Sekolah, maka para guru di sekolah tersebut sudah bisa melakukan registrasi untuk membuat akun di kredit umat. Akun yang mendaftarkan diri tersebut akan diverifikasi oleh administasi Kredit Umat. Setelah terverifikasi dan dinilai lengkap maka akun tersebut sudah bisa melakukan pengajuan barang yang diinginkan untuk dibeli secara kredit. Isian meliputi nama barang (SKU), merk, kapasitas dan alasan mengapa mengajukan barang tersebut. Setiap pendaftar pertama memiliki nilai maksimum harga barang pasaran yang bisa diajukan, disebut dengan grade amanah 1. Setelah melewati kredit pertama dengan baik sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh Kredit Umat, maka mustari (guru) akan naik ke grade amanah 2, 3 hingga 4. Setelah pengajuan dilakukan oleh mustari (guru) maka item pengajuan akan muncul di dashboar (tampilan muka) para shohibul yang telah login. Secara default shohibul akan melihat setiap pengajuan terbaru. Kredit Umat akan menyediakan pilihan pencarian berdasarkan kategori tertentu, seperti domisili mustari, besarnya barang yang diajukan, mata pelajaran yang diajarkan mustari hingga level grade amanahnya. Sehingga shohibul bisa melakukan keputusan investasi sesuai dengan pertimbangan masing-masing. shohibul untuk setiap mustari bisa berbagai macam konfigurasi, bisa terdiri dari shohibul tunggal hingga banyak shohibul. shohibul diberikan keleluasaan untuk bisa memberikan nominal investasi sesuai dengan pertimbangannya masing-masing. Setelah investasi terkumpul, maka semua pihak akan mendapatkan pemberitahuan di dashboardnya masing-masing. Ketika semua pihak mengkonfirmasi, maka kredit umat akan menggunakan dana yang terkumpul untuk membeli barang. Barang yang telah dibeli, segera diserahterimakan kepada mustari (guru). Berita acara serah terima barang akan diupload di dokumen semua pihak, sehingga semua pihak memiliki bukti-bukti adminstrasinya. Selanjutnya mustari akan memulai melakukan cicilan barang di bulan selanjutnya setelah menerima barang. Mekanisme pembayaran cicilan akan dijelaskan lebih rinci di bawah.
Bisa, shohibul bisa menarik dana dari rekening nya di Kredit Umat. Namun demikian, shohibul tidak dapat menarik dana yang sudah ditransaksikan dalam Grup syirkah yang masih belum dibayarkan oleh pembeli. shohibul dapat menarik seluruh dana Rekningnya di kredit umat dengan syarat minimal tersisa Rp 3.000.000 jika shohibul masih tergabung dalam grup syirkah usaha jual beli. Misalnya, anda memiliki dana di rekening Umat sebesar Rp 10.000.000 dan anda telah mengikuti grup syirkah sebanyak 3 grup yang dimana masing-masing grup yang anda ikuti dengan mengivestasikan nilai yang sama yaitu Rp 3.000.000 sehingga dana anda yang tersisa adalah Rp 1.000.000. pada saat kondisi seperti ini dana anda di kredit Umat tidak dapat ditarik karena nilinya masih dibawah nilai minimal yaitu Rp 3.000.000. Misal saja, pembeli dalam akad pembayaran melakukan pembayaran kredit tanpa DP selama 6 Bulan dan anda adalah shohibul tunggal dalam grup syirkah jual beli tersebut. Setelah 4 empat bulan angsuran berarti pembeli telah mengangsur [Rp 500.000 + laba 10%(Rp 50.000)] x 4 bulan @ 3 pembeli = Rp 6.600.000, jika dibagi hasilnya dari laba 10% yatiu shohibul 80% dan Kredit Umat 20% maka laba Rp 600.000 x 80% = Rp 480.000. jadi dalam 4 bulan anda sudah mendapatkan laba Rp 480.000 dan pengembalian modal Rp 6.000.000. pada kondisi itu dana anda di kredit umat Rp 6.000.000 + Rp 480.000 + Rp 1.000.000 = Rp 7.480.0000, sehingga dana bisa anda ambil saat itu yaitu Rp 7.480.000 – Rp 3.000.000 = Rp. 4.480.000 Catatan: meski anda dapat mengambil dana anda di Kredit Umat, kami menganjurkan untuk tidak melakukanya disaat perputaran dana investasi anda masih dinilai yang kecil, kumpulkan laba demi laba anda terlebih dahulu untuk kembali dapat melakukan investasi. Dengan demikian perputaran dana anda akan semakin besar dan semakin besar. Sistem dalam Kredit Umat membuka peluang bagi investasi dengan nilai kecil agar dapat berkembang menjadi investasi yang besar, sekarang tergantung anda. Untuk itu ada baiknya anda memperhatikan akad saat anda mendaftarkan diri anda sebagai Patner bisnis Kredit umat, disana anda bisa memilih untuk tidak mengambil dana anda dalam kurun waktu tertentu.
Shohibul di Kredit Umat dibuka seluas luasnya bagi anda dengan nilai yang kecil maupun jika anda ingin perputaran yang besar, syarat minimal tiap shohibul yaitu Rp 100.000 sudah cukup agar data anda dapat diverifikasi oleh Tim Kredit Umat, kunjungi Web kami di www.kreditumat.com disana anda dapat memilih Akun shohibul dan selanjutnya harus mengisi beberapa informasi yang kami minta secara benar. Setelah kami melakukan pengecekan maka kami akan segera memverifikasi akun anda. (baca juga: 2.5 bagaimana hubungan antara Kredit umat dan shohibul?)
Kredit Umat terbuka pada siapa pun yang ingin ikut serta sebagai shohibul di Kredit Umat, batasan area untuk saat ini adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (baca juga: 2.5 bagaimana hubungan antara Kredit umat dan shohibul?; 4.1 Bagaimana cara berkonstribusi sebagai shohibul di Kredit Umat?)

Paduan Nasabah

KreditUmat mengijinkan siapa saja untuk mendaftar sebagai mustari dan mengajukan kredit barang produktif di platform KreditUmat. Profil lengkap dan alasan pengajuan yang baik berpotensi lebih cepat realisasi kredit. Untuk saat ini KreditUmat baru bisa melayani di wilayah Samarinda dan secepatnya akan meluas ke kota/kabupaten lainnya.
a. Dua Sistem pembayaran yang diperbolehkan Transaksi yang anda lakukan di Kredit Umat adalah transaksi jual beli dengan sistem pembayaran 2 pilihan sistem pembayaran yaitu: 1. kredit (angsuran) 2. cas dan kredit (pembayar DP yang kemudian disambung dengan Angsuran) Dua sistem pembayaran ini adalah sistem pembayaran yang diperbolehkan dalam syariat selama sistem pembayaran ini telah disepakadi bersama sebelum transaksi. Dengan demikian setelah taransaksi secara otomatis hal ini telah disepakti. b. Barang yang akan ditransaksikan sudah menjadi hak milik shohibul sebagai salah satu syarat sah jual beli Salah satu syarat sah nya jual beli adalah adanya barang yang diperjual belikan dan barang tersebut merupakan hak milik dari sipenjual dalam hal ini adalah shohibul-shohibul di Kredit Umat. Barang tersebut adalah barang yang informasikan oleh calon pembeli (member) kepada Kredit Umat, dimana kedudukannya Kredit Umat adalah wakil dari para shohibul. Secara teknis ketika anda mangajukan permintaan di website Kredit Umat maka anda diminta memberikan informasi rinci dari barang yang akan dibeli beserta alasan-alasan kuat mengapa anda harus membeli barang tersebut di Kredit Umat dengan sistem kredit. Informasi-informasi tersebut yang akan di pertimbangkan oleh pihak shohibul untuk ikut terdaftar dalam permintaan anda, degan kata lain shohibul yang ikut bergabung bisa jadi hanya 1 atau bahkan bisa jadi lebih dari 1 orang. Ketika daftar shohibul sudah memenuhi nilai harga barang yang anda ajukan maka saat itu Kredit Umat akan mengirimkan pesan konfirmasi persetujuan kepada anda apakah anda siap melanjutkan transaksi atau tidak. Jika anda mengkonfirmasi “YA” maka permintaan anda akan segera diproses dan anda akan mendapatkan pesan bahwa permintaan anda dalam tahap proses, mungkin butuh waktu untuk itu, karena saat itu barang yang anda ajukan sedang dalam pengalihan hak kepemilikan kepada pihak shohibul. Ketika proses ini selesai maka disinilah ada kesepakadan jual beli sesuai dengan fom yang anda terima bahwa anda akan membeli barang dengan informasi yaitu: 1. Jenis barang; 2. merk barang; 3. tipe barang; 4. Harga barang + ONGKIR 5. nilai DP 6. Nilai angsuran perbulan 7. Lama angsuran; 8. Tanggal pembayaran; 9 Jasa pengiriman dan 10.Alamat pengiriman + CP (baca juga: 1.1 Hukum membeli barang dengan Mengangsur; 1.2 Hukum membeli tanpa adanya barang; 1.3 Hukum transaksi jual beli dengan uang muka)
Tidak, Kredit Umat tidak bekerjasama dengan bank dalam transaksi bisnis apapun termasuk transakasi jual beli antara member dengan kredit umat dan tidak melakukan pinjaman untuk membesarkan modal dalam menjalankan usanya. (baca juga: 7.3 Hukum Pinjaman Bank; 7.4 Hukum membeli barang dengan uang pinjaman bank; 4.3 Bagaiamana Tim Kredit Umat menyalurkan dana yang saya investasikan?; 4.4 Apakah dana investasi yang saya kelurkan benar-benar aman untuk saya?)
Kredit Umat akan mensepakati kerjasama dengan sekolah yang telah dinilai memiliki reputasi baik. Setelah kesepakatan kerjasama ditandatangani bersama Kredit Umat dan Kepala Sekolah, maka para guru di sekolah tersebut sudah bisa melakukan registrasi untuk membuat akun di kredit umat. Akun yang mendaftarkan diri tersebut akan diverifikasi oleh administasi Kredit Umat. Setelah terverifikasi dan dinilai lengkap maka akun tersebut sudah bisa melakukan pengajuan barang yang diinginkan untuk dibeli secara kredit. Isian meliputi nama barang (SKU), merk, kapasitas dan alasan mengapa mengajukan barang tersebut. Setiap pendaftar pertama memiliki nilai maksimum harga barang pasaran yang bisa diajukan, disebut dengan grade amanah 1. Setelah melewati kredit pertama dengan baik sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh Kredit Umat, maka mustari (guru) akan naik ke grade amanah 2, 3 hingga 4. Setelah pengajuan dilakukan oleh mustari (guru) maka item pengajuan akan muncul di dashboar (tampilan muka) para shohibul yang telah login. Secara default shohibul akan melihat setiap pengajuan terbaru. Kredit Umat akan menyediakan pilihan pencarian berdasarkan kategori tertentu, seperti domisili mustari, besarnya barang yang diajukan, mata pelajaran yang diajarkan mustari hingga level grade amanahnya. Sehingga shohibul bisa melakukan keputusan investasi sesuai dengan pertimbangan masing-masing. shohibul untuk setiap mustari bisa berbagai macam konfigurasi, bisa terdiri dari shohibul tunggal hingga banyak shohibul. shohibul diberikan keleluasaan untuk bisa memberikan nominal investasi sesuai dengan pertimbangannya masing-masing. Setelah investasi terkumpul, maka semua pihak akan mendapatkan pemberitahuan di dashboardnya masing-masing. Ketika semua pihak mengkonfirmasi, maka kredit umat akan menggunakan dana yang terkumpul untuk membeli barang. Barang yang telah dibeli, segera diserahterimakan kepada mustari (guru). Berita acara serah terima barang akan diupload di dokumen semua pihak, sehingga semua pihak memiliki bukti-bukti adminstrasinya. Selanjutnya mustari akan memulai melakukan cicilan barang di bulan selanjutnya setelah menerima barang. Mekanisme pembayaran cicilan akan dijelaskan lebih rinci di bawah.
Bisa, shohibul bisa menarik dana dari rekening nya di Kredit Umat. Namun demikian, shohibul tidak dapat menarik dana yang sudah ditransaksikan dalam Grup syirkah yang masih belum dibayarkan oleh pembeli. shohibul dapat menarik seluruh dana Rekningnya di kredit umat dengan syarat minimal tersisa Rp 3.000.000 jika shohibul masih tergabung dalam grup syirkah usaha jual beli. Misalnya, anda memiliki dana di rekening Umat sebesar Rp 10.000.000 dan anda telah mengikuti grup syirkah sebanyak 3 grup yang dimana masing-masing grup yang anda ikuti dengan mengivestasikan nilai yang sama yaitu Rp 3.000.000 sehingga dana anda yang tersisa adalah Rp 1.000.000. pada saat kondisi seperti ini dana anda di kredit Umat tidak dapat ditarik karena nilinya masih dibawah nilai minimal yaitu Rp 3.000.000. Misal saja, pembeli dalam akad pembayaran melakukan pembayaran kredit tanpa DP selama 6 Bulan dan anda adalah shohibul tunggal dalam grup syirkah jual beli tersebut. Setelah 4 empat bulan angsuran berarti pembeli telah mengangsur [Rp 500.000 + laba 10%(Rp 50.000)] x 4 bulan @ 3 pembeli = Rp 6.600.000, jika dibagi hasilnya dari laba 10% yatiu shohibul 80% dan Kredit Umat 20% maka laba Rp 600.000 x 80% = Rp 480.000. jadi dalam 4 bulan anda sudah mendapatkan laba Rp 480.000 dan pengembalian modal Rp 6.000.000. pada kondisi itu dana anda di kredit umat Rp 6.000.000 + Rp 480.000 + Rp 1.000.000 = Rp 7.480.0000, sehingga dana bisa anda ambil saat itu yaitu Rp 7.480.000 – Rp 3.000.000 = Rp. 4.480.000 Catatan: meski anda dapat mengambil dana anda di Kredit Umat, kami menganjurkan untuk tidak melakukanya disaat perputaran dana investasi anda masih dinilai yang kecil, kumpulkan laba demi laba anda terlebih dahulu untuk kembali dapat melakukan investasi. Dengan demikian perputaran dana anda akan semakin besar dan semakin besar. Sistem dalam Kredit Umat membuka peluang bagi investasi dengan nilai kecil agar dapat berkembang menjadi investasi yang besar, sekarang tergantung anda. Untuk itu ada baiknya anda memperhatikan akad saat anda mendaftarkan diri anda sebagai Patner bisnis Kredit umat, disana anda bisa memilih untuk tidak mengambil dana anda dalam kurun waktu tertentu.

Paduan Taswiq

a. Dua Sistem pembayaran yang diperbolehkan Transaksi yang anda lakukan di Kredit Umat adalah transaksi jual beli dengan sistem pembayaran 2 pilihan sistem pembayaran yaitu: 1. kredit (angsuran) 2. cas dan kredit (pembayar DP yang kemudian disambung dengan Angsuran) Dua sistem pembayaran ini adalah sistem pembayaran yang diperbolehkan dalam syariat selama sistem pembayaran ini telah disepakadi bersama sebelum transaksi. Dengan demikian setelah taransaksi secara otomatis hal ini telah disepakti. b. Barang yang akan ditransaksikan sudah menjadi hak milik shohibul sebagai salah satu syarat sah jual beli Salah satu syarat sah nya jual beli adalah adanya barang yang diperjual belikan dan barang tersebut merupakan hak milik dari sipenjual dalam hal ini adalah shohibul-shohibul di Kredit Umat. Barang tersebut adalah barang yang informasikan oleh calon pembeli (member) kepada Kredit Umat, dimana kedudukannya Kredit Umat adalah wakil dari para shohibul. Secara teknis ketika anda mangajukan permintaan di website Kredit Umat maka anda diminta memberikan informasi rinci dari barang yang akan dibeli beserta alasan-alasan kuat mengapa anda harus membeli barang tersebut di Kredit Umat dengan sistem kredit. Informasi-informasi tersebut yang akan di pertimbangkan oleh pihak shohibul untuk ikut terdaftar dalam permintaan anda, degan kata lain shohibul yang ikut bergabung bisa jadi hanya 1 atau bahkan bisa jadi lebih dari 1 orang. Ketika daftar shohibul sudah memenuhi nilai harga barang yang anda ajukan maka saat itu Kredit Umat akan mengirimkan pesan konfirmasi persetujuan kepada anda apakah anda siap melanjutkan transaksi atau tidak. Jika anda mengkonfirmasi “YA” maka permintaan anda akan segera diproses dan anda akan mendapatkan pesan bahwa permintaan anda dalam tahap proses, mungkin butuh waktu untuk itu, karena saat itu barang yang anda ajukan sedang dalam pengalihan hak kepemilikan kepada pihak shohibul. Ketika proses ini selesai maka disinilah ada kesepakadan jual beli sesuai dengan fom yang anda terima bahwa anda akan membeli barang dengan informasi yaitu: 1. Jenis barang; 2. merk barang; 3. tipe barang; 4. Harga barang + ONGKIR 5. nilai DP 6. Nilai angsuran perbulan 7. Lama angsuran; 8. Tanggal pembayaran; 9 Jasa pengiriman dan 10.Alamat pengiriman + CP (baca juga: 1.1 Hukum membeli barang dengan Mengangsur; 1.2 Hukum membeli tanpa adanya barang; 1.3 Hukum transaksi jual beli dengan uang muka)
Tidak, Kredit Umat tidak bekerjasama dengan bank dalam transaksi bisnis apapun termasuk transakasi jual beli antara member dengan kredit umat dan tidak melakukan pinjaman untuk membesarkan modal dalam menjalankan usanya. (baca juga: 7.3 Hukum Pinjaman Bank; 7.4 Hukum membeli barang dengan uang pinjaman bank; 4.3 Bagaiamana Tim Kredit Umat menyalurkan dana yang saya investasikan?; 4.4 Apakah dana investasi yang saya kelurkan benar-benar aman untuk saya?)
Bisa, shohibul bisa menarik dana dari rekening nya di Kredit Umat. Namun demikian, shohibul tidak dapat menarik dana yang sudah ditransaksikan dalam Grup syirkah yang masih belum dibayarkan oleh pembeli. shohibul dapat menarik seluruh dana Rekningnya di kredit umat dengan syarat minimal tersisa Rp 3.000.000 jika shohibul masih tergabung dalam grup syirkah usaha jual beli. Misalnya, anda memiliki dana di rekening Umat sebesar Rp 10.000.000 dan anda telah mengikuti grup syirkah sebanyak 3 grup yang dimana masing-masing grup yang anda ikuti dengan mengivestasikan nilai yang sama yaitu Rp 3.000.000 sehingga dana anda yang tersisa adalah Rp 1.000.000. pada saat kondisi seperti ini dana anda di kredit Umat tidak dapat ditarik karena nilinya masih dibawah nilai minimal yaitu Rp 3.000.000. Misal saja, pembeli dalam akad pembayaran melakukan pembayaran kredit tanpa DP selama 6 Bulan dan anda adalah shohibul tunggal dalam grup syirkah jual beli tersebut. Setelah 4 empat bulan angsuran berarti pembeli telah mengangsur [Rp 500.000 + laba 10%(Rp 50.000)] x 4 bulan @ 3 pembeli = Rp 6.600.000, jika dibagi hasilnya dari laba 10% yatiu shohibul 80% dan Kredit Umat 20% maka laba Rp 600.000 x 80% = Rp 480.000. jadi dalam 4 bulan anda sudah mendapatkan laba Rp 480.000 dan pengembalian modal Rp 6.000.000. pada kondisi itu dana anda di kredit umat Rp 6.000.000 + Rp 480.000 + Rp 1.000.000 = Rp 7.480.0000, sehingga dana bisa anda ambil saat itu yaitu Rp 7.480.000 – Rp 3.000.000 = Rp. 4.480.000 Catatan: meski anda dapat mengambil dana anda di Kredit Umat, kami menganjurkan untuk tidak melakukanya disaat perputaran dana investasi anda masih dinilai yang kecil, kumpulkan laba demi laba anda terlebih dahulu untuk kembali dapat melakukan investasi. Dengan demikian perputaran dana anda akan semakin besar dan semakin besar. Sistem dalam Kredit Umat membuka peluang bagi investasi dengan nilai kecil agar dapat berkembang menjadi investasi yang besar, sekarang tergantung anda. Untuk itu ada baiknya anda memperhatikan akad saat anda mendaftarkan diri anda sebagai Patner bisnis Kredit umat, disana anda bisa memilih untuk tidak mengambil dana anda dalam kurun waktu tertentu.